Uni Eropa
Pembaruan terakhir: 25 Oktober 2023
Selamat datang di halaman transparansi Uni Eropa (UE), tempat kami menerbitkan informasi spesifik Uni Eropa yang diminta oleh Undang-Undang Layanan Digital (Digital Services Act/DSA) Uni Eropa.  
Rata-rata Penerima Aktif Bulanan 
Per 1 Agustus 2023, terdapat 102 juta penerima aktif bulanan rata-rata (“AMAR”) dari aplikasi Snapchat di UE. Ini berarti bahwa rata-rata selama 6 bulan terakhir, 102 juta pengguna terdaftar di Uni Eropa telah membuka aplikasi Snapchat setidaknya satu kali selama satu bulan tertentu.
Angka ini dirinci berdasarkan Negara Anggota sebagai berikut:
Angka berikut dihitung untuk memenuhi aturan DSA saat ini dan hanya dapat digunakan untuk tujuan DSA. Kami dapat mengubah cara kami menghitung angka ini dari waktu ke waktu, termasuk sebagai respons terhadap perubahan teknologi dan panduan badan pengawas. Hal ini mungkin juga berbeda dengan perhitungan yang digunakan untuk angka pengguna aktif lainnya yang kami publikasikan untuk tujuan lain.
Perwakilan Hukum 
Snap Group Limited telah menunjuk Snap B.V. sebagai Perwakilan Hukumnya untuk tujuan DSA. Anda dapat menghubungi perwakilan tersebut di dsa-enquiries [at] snapchat.com, melalui Situs Dukungan kami [di sini], atau di:
Snap B.V.
Keizersgracht 165, 1016 DP
Amsterdam, Belanda
Jika Anda adalah lembaga penegak hukum, harap ikuti langkah-langkah yang diuraikan di sini.
Badan Pengawas
Untuk DSA, kami diatur oleh Komisi Eropa dan Authority for Consumers and Markets (ACM)/Otoritas untuk Konsumen dan Pasar Belanda. 
Laporan Transparansi DSA
Snap diwajibkan oleh Pasal 15, 24 dan 42 DSA untuk mempublikasikan laporan yang berisi informasi tentang moderasi konten Snap untuk layanan Snapchat yang dianggap sebagai “platform online”, yaitu, Spotlight, Untuk Anda, Profil Publik, Peta, Lensa, dan Periklanan. Laporan ini harus dipublikasikan setiap 6 bulan, mulai tanggal 25 Oktober 2023.
Snap menerbitkan laporan transparansi dua kali dalam setahun untuk memberikan wawasan tentang upaya keamanan Snap serta sifat dan volume konten yang dilaporkan di platform kami. Laporan terbaru kami untuk paruh pertama tahun 2023 (1 Januari - 30 Juni) dapat ditemukan di sini. Laporan tersebut berisi informasi berikut:
  • Permintaan pemerintah, yang mencakup informasi dan permintaan penghapusan konten; 
  • Pelanggaran konten, yang mencakup tindakan yang diambil sehubungan dengan konten ilegal dan waktu respons median; 
  • Banding, yang diterima dan ditangani melalui proses penanganan keluhan internal kami.
Bagian tersebut relevan dengan informasi yang disyaratkan dalam DSA Pasal 15.1(a), (b), dan (d). Harap diperhatikan bahwa laporan tersebut belum memuat set data lengkap karena laporan terbaru mencakup paruh pertama tahun 2023, yang mendahului berlakunya DSA. 
Kami memberikan beberapa informasi tambahan di bawah ini tentang aspek yang tidak tercakup dalam laporan transparansi kami untuk paruh pertama tahun 2023:
Moderasi Konten (Pasal 15.1(c) dan (e), Pasal 42.2)
Semua konten di Snapchat harus mematuhi Panduan Komunitas dan Ketentuan Layanan kami, serta ketentuan, pedoman, dan penjelasan pendukung. Mekanisme pendeteksian dan laporan proaktif untuk konten atau akun yang melanggar atau ilegal akan segera ditinjau, di mana, sistem alat kami memproses permintaan, mengumpulkan metadata yang relevan, dan mengarahkan konten yang relevan ke tim moderasi kami melalui antarmuka pengguna terstruktur yang dirancang untuk memfasilitasi operasi peninjauan yang efektif dan efisien. Ketika tim moderasi kami menentukan, baik melalui peninjauan manusia atau peninjauan otomatis, bahwa pengguna telah melanggar Ketentuan, kami dapat menghapus konten atau akun yang melanggar, mengakhiri atau membatasi visibilitas akun tersebut, dan/atau memberi tahu penegak hukum sebagaimana dijelaskan dalam Penjelasan tentang Moderasi, Penindakan, dan Banding Snapchat kami.  Pengguna yang akunnya dikunci oleh tim keamanan kami karena pelanggaran Panduan Komunitas, dapat mengajukan banding terhadap akun yang dikunci, dan pengguna dapat mengajukan banding terhadap penindakan konten tertentu.
Alat moderasi konten otomatis
Di permukaan konten publik kami, konten umumnya melalui moderasi otomatis dan peninjauan manusia sebelum memenuhi syarat untuk didistribusikan ke pemirsa yang lebih luas. Berkaitan dengan alat otomatis, hal ini mencakup:
  • Deteksi proaktif terhadap konten ilegal dan melanggar menggunakan machine learning;
  • Alat pencocokan hash (seperti PhotoDNA dan CSAI Match Google);
  • Deteksi Bahasa Kasar untuk menolak konten berdasarkan pada daftar kata kunci kasar yang diidentifikasi dan diperbarui secara rutin, termasuk emoji.
Untuk periode Laporan Transparansi terbaru kami (paruh pertama tahun 2023), tidak ada persyaratan untuk menyusun tingkat kesalahan / indikator formal untuk sistem otomatis ini. Namun, kami secara teratur memantau sistem ini untuk masalah dan keputusan moderasi manusia kami secara rutin dinilai untuk akurasi.

Moderasi manusia
Tim moderasi konten kami beroperasi di seluruh dunia, memungkinkan kami untuk membantu menjaga keamanan Snapchatter 24/7. Di bawah ini, Anda akan menemukan perincian sumber daya moderasi manusia kami berdasarkan spesialisasi bahasa moderator (harap diperhatikan bahwa beberapa moderator mengkhususkan diri dalam berbagai bahasa) per bulan Agustus 2023:
Angka-angka di atas sering berfluktuasi karena kami melihat tren volume atau kiriman yang masuk berdasarkan bahasa/negara. Dalam situasi ketika kami memerlukan dukungan bahasa tambahan, kami akan menggunakan layanan penerjemahan.
Moderator direkrut menggunakan deskripsi pekerjaan standar yang mencakup persyaratan bahasa (tergantung pada kebutuhan). Persyaratan bahasa menyatakan bahwa kandidat harus dapat menunjukkan kecakapan dalam menulis dan berbicara menggunakan bahasa tertentu dan memiliki pengalaman kerja selama setidaknya satu tahun untuk posisi tingkat awal. Kandidat juga harus memenuhi persyaratan pendidikan dan latar belakang untuk dapat dipertimbangkan dalam perekrutan. Kandidat juga harus menunjukkan pemahaman tentang peristiwa terkini untuk negara atau wilayah moderasi konten yang akan mereka tangani. 
Tim moderasi kami menerapkan kebijakan dan langkah-langkah penindakan untuk membantu melindungi komunitas Snapchat. Pelatihan dilakukan dalam periode beberapa minggu, yang dalam prosesnya anggota tim baru diajari tentang kebijakan, alat, dan prosedur eskalasi Snap. Setelah pelatihan, setiap moderator harus lulus ujian sertifikasi sebelum diizinkan untuk meninjau konten. Tim moderasi kami secara berkala mengikuti pelatihan penyegaran yang relevan dengan alur kerja mereka, terutama ketika kami menghadapi kasus yang berada di ambang batas kebijakan dan kasus yang bergantung pada konteks. Kami juga menjalankan program peningkatan keterampilan, sesi sertifikasi, dan kuis guna memastikan semua moderator memiliki pengetahuan terkini dan mematuhi semua kebijakan terbaru. Terakhir, ketika tren konten yang mendesak muncul berdasarkan peristiwa terkini, kami dengan cepat menyebarkan klarifikasi kebijakan sehingga tim dapat merespons sesuai dengan kebijakan Snap.
Tim moderasi konten kami – “tim reaksi cepat digital” Snap – dibekali dengan dukungan dan sumber daya yang signifikan, termasuk dukungan kesehatan di tempat kerja dan akses mudah ke layanan kesehatan mental. 

Perlindungan moderasi konten
Kami menyadari ada risiko yang terkait dengan moderasi konten, termasuk risiko terhadap kebebasan berekspresi dan berkumpul yang mungkin disebabkan oleh bias moderator otomatis dan manusia serta penyalahgunaan laporan, seperti oleh pemerintah, konstituen politik, atau organisasi lainnya. Snapchat umumnya bukan tempat untuk konten politik atau aktivis, khususnya di ruang publik kami. 
Tapi, untuk melindungi dari risiko ini, Snap memiliki pengujian dan pelatihan serta memiliki prosedur yang konsisten dan kuat untuk menangani laporan konten yang melanggar atau ilegal, termasuk dari penegak hukum dan otoritas pemerintah. Kami terus mengevaluasi dan mengembangkan algoritma moderasi konten kami. Meski potensi bahaya terhadap kebebasan berekspresi sulit untuk dideteksi, kami tidak menemukan adanya masalah yang signifikan, dan kami membuka kesempatan bagi pengguna untuk melaporkan kesalahan jika hal tersebut terjadi. 
Kebijakan dan sistem kami mendukung penindakan yang konsisten dan adil serta, sebagaimana dijelaskan di atas, memberikan kesempatan kepada Snapchatter untuk memperdebatkan hasil penindakan secara bermakna melalui proses Pemberitahuan dan Banding yang bertujuan untuk menjaga kepentingan komunitas kami sekaligus melindungi hak individu Snapchatter.
Kami terus berupaya untuk meningkatkan kebijakan dan proses penindakan kami serta telah mengambil langkah besar dalam memerangi konten dan aktivitas yang berpotensi berbahaya dan ilegal di Snapchat. Hal ini ditunjukkan oleh tren peningkatan dalam angka pelaporan dan penindakan yang dimuat di Laporan Transparansi terbaru kami serta penurunan tingkat prevalensi pelanggaran di Snapchat secara keseluruhan. 

Pemberitahuan Pelapor yang Tepercaya (Pasal 15.1(b))
Untuk periode Laporan Transparansi terbaru kami (H1 2023), tidak ada Pelapor Tepercaya yang ditunjuk secara resmi berdasarkan DSA. Akibatnya, jumlah pemberitahuan yang dikirimkan oleh Pelapor Tepercaya tersebut adalah nol (0) untuk periode ini.

Sengketa di Luar Pengadilan (Pasal 24.1(a))
Untuk periode Laporan Transparansi terbaru kami (H1 2023), tidak ada badan penyelesaian sengketa di luar pengadilan yang ditunjuk secara formal berdasarkan DSA. Akibatnya, jumlah sengketa yang diajukan ke badan tersebut adalah nol (0) untuk periode ini.

Penangguhan Akun Sesuai dengan Pasal 23 (Pasal 24.1(b))
Untuk periode Laporan Transparansi terbaru kami (H1 2023), tidak ada persyaratan untuk menangguhkan akun sesuai dengan Pasal 23 DSA untuk ketentuan konten ilegal yang nyata, pemberitahuan tidak berdasar, atau keluhan yang tidak berdasar. Akibatnya, jumlah penangguhan tersebut adalah nol (0). Namun, Snap melakukan tindakan yang sesuai terhadap akun sebagaimana dijelaskan dalam Penjelasan tentang Moderasi, Penindakan dan Banding Snapchat) dan informasi mengenai tingkat penindakan akun Snap dapat ditemukan dalam Laporan Transparansi kami (H1 2023).